Perjalanan Hidup Manusia

#1 Alam Ruh

Perjalanan hidup manusia dimulai dari alam ruh ketika Allah mengumpulkan sekalian ruh manusia yang akan diturunkan kebumi dan berfirman sebagai berikut

“Bukankah Aku ini Tuhanmu?”. Kemudian para Ruh menjawab: “Betul Engkaulah Tuhan Kami”

QS. Al A’raaf ayat 173

Allah menjadi kan dua kali kehidupan dan dua kali kematian bagi manusia. Alam ruh merupakan alam mati bagi manusia bersamaan dengan alam barzah, sedangkan alam hidup merupakan kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Hal ini diriwayatkan sebagai berikut

Mereka menjawab: “Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?”

Q.S Al Mukmin ayat 11

#2 Alam Rahim

Setelah membuat kesaksian tentang Allah, selanjutnya satu persatu ruh tersebut dihembuskan oleh Allah ke dalam Rahim seorang manusia. Hal ini disampaikan dalam Q.S As-sajadah ayat 9.

“Kemudian dibentukNya [janin dalam rahim] dan ditiupkan kedalamnya sebagian dari ruhNya”

Q.S As Sajadah ayat 9

Dimulai pada saat itu manusia memasuki tahap kedua dari perjalanan hidupnya. Kurang lebih selama 9 bulan janin manusia menetap dirahim ibu untuk kemudian setelah tiba waktunya lahir kedunia menjadi seorang bayi.

#3 Alam Dunia

Kehidupan dunia adalah kehidupan yang pertama bagi manusia. Kehidupan dunia memiliki waktu yang relatif untuk semua manusia. Ada sebagian yang umur hidupnya hanya beberapa tahun hingga ada yang ditetapkan hingga ratusan tahun.

Kehidupan dunia merupakan salah satu ujian yang diberikan kepada Allah kepada manusia. Dalam hal ini, dunia menentukan seorang manusia untuk kehidupan akhiratnya kelak. Apapun yang dilakukan oleh manusia tersebut didunia akan mencerminkan kehidupan akhirat mereka kelak. Apakah mereka akan mendapat kebaikan atau kesengsaraan di akhirat kelak.

Kehidupan dunia adalah kehidupan yang bisa ditentukan oleh manusia melalui ikhtiar dan doa. Kehidupan dunia memiliki berbagai lika-liku, godaan, dan tipuan. Hal tersebut muncul baik dari manusia maupun syaitan sebagai musuh utama manusia. Manusia pun diberi sebuah pilihan dalam menentukan. Jika imannya tidak kuat niscaya akan tergoda dan terjerumus kedalam dosa dan perbuatan yang dimurkai oleh Allah.

Umur manusia di dunia telah ditentukan oleh Allah. Akhir dari hidup di dunia adalah sebuah kiamat kecil bagi manusia yang disebut dengan kematian. Kematian tidak menjadi jalan akhir, namun menjadi jalan panjang untuk memulai perjalanan di alam kubur untuk menunggu kepada alam akhirat.

#4 Alam Kubur

Jika kematian datang menghampiri seseorang maka putuslah hubungannya dengan kehidupan dunia. Harta yang banyak, pangkat dan kehormatan, sanak saudara dan karib kerabat semua ditinggalkan . Hanya amal baik dan buruk itulah yang abadi menemani dengan setia sampai kealam kubur. Amal baik seperti sholat, zakat, sedekah, wirid dan zikir semua itu akan membawa kebahagian dan ketentraman dialam kubur. Sebaliknya amal buruk seperti perbuatan dosa mendurhakai Allah melakukan perbuatan yang dilarang dan dimurkaiNya serta meninggalkan amal perbuatan yang diperintahkan semua itu akan membawa kesengsaraan dialam kubur.Masa penantian yang penuh kesengsaraan bagi kaum pendosa dan penuh kebahagiaan bagi orang beriman dialam kubur akan berakhir pada hari kiamat kelak. Kapan terjadinya kiamat? Tidak seorangpun yang dapat memperkirakan.

#5 Alam Akhirat

  • Yaumul Baats. Peristiwa kiamat dimulai dengan tiupan sangkakala dari malaikat Isrofil yang dikuti dengan hancurnya seluruh kehidupan dimuka bumi. Selanjutnya sunyi senyap. Kemudian pada tiupan sangkakala untuk yang kedua kalinya semua mahluk sejak bumi terbentang sampaikiamat dibangkitkan dan kumpulkan di padang mahsyar yang menandakan hari berbangkit
  • Yaumul Mahsyar. Hari berbangkit dimulai di Padang Mahsyar. Padang mahsyar merupakan padang pasir dan bukit batu yang tandus dan kering penuh dengan batu karang yang tajam . Siang hari udaranya panas menggigit , tidak ada pohon rindang tempat berteduh, tidak ada mata air yang jernih tempat mandi dan minum. Manusia bergelimpangan dimana mana menjerit , mengeluh kepanasan dan kehausan. Sementara pada malam hari suasana gelap pekat dan dingin tiada cahaya yang menerangi, tiada selimut untuk menahan dingin. Ditengah padang mahsyar tersebut terdapat wadi wadi yang penuh dengan pohon buah yang rindang serta mata air yang jernih dan sejuk, didalamnya terdapat orang orang beriman dan saleh menikmati buah buahan dan mata air yang sejuk. Wadi tersebut ditutup bola kaca yang memisahkan suasana diluar bola kaca yang penuh kesengsaraan dengan keadaan didalam bola kaca [wadi] yang penuh kenikmatan dan kesenangan. Keadaan seperti tersebut diatas dilukiskan dalam Q.S Al Hadit ayat 12 – 15. Manusia menunggu dipadang mahsyar selama waktu yang tak terhingga, sampai datangnya hari berhisab dimana setiap orang diperiksa dan ditimbang amal baik dan buruknya.
  • Yaumul Mizan & Hisab. Pada hari berhisab setiap orang diadili, ditimbang amal baik dan buruknya tidak ada satu perbuatanpun yang luput dari pemeriksaan. Orang yang baik timbangan amalnya akan menerima raport dari sebelah kanan. Dia akan kembali kepada teman dan saudaranya dengan penuh kegembiraan. Sedangkan orang yang buruk timbangan amalnya akan menerima kitab raport dari belakang, dia mengeluh dan kembali kepada teman serta saudaranya dengan berkeluh kesah.
  • Yaumul Jaza. Setelah menerima raport setiap orang diperintahkan menempuh perjalanan menuju tempat abadi yang telah disiapkan untuk mereka. Tempat abadi yang diharapkan oleh setiap orang adalah taman syurga yang penuh kesenangan dan kenikmatan, namun untuk memasuki taman syurga tersebut tidak mudah karena jalan menuju taman tersebut dikeliling oleh lembah neraka yang apinya membumbung tingibergejolak dengan suaranya bergemuruh dahsyat . Orang yang telah menerima raport dari sebelah kanan dengan mudah dapat melalui lembah neraka yang ganas tersebut, dia tidak merasakan panasnya api neraka sedikitpun. Dia sampai ditaman syurga abadi dengan penuh kegembiraan disambut oleh penduduk syurga dengan pesta meriah,hidup kekal selamanya disana.. Namun orang orang yang menerima raport dari sebelah belakang terpuruk dilembah neraka,dan tidak pernah bisa keluar dari situ untuk selama lamanya.

Kehidupan dunia adalah kehidupan yang saat ini sedang kita jalani . Bagaimana keadaan kita didunia ini sangat menentukan bagi kelanjutan hidup kita berikutnya dialam barzakh dan alam akhirat. Orang orang beriman mempersiapkan dirinya untuk menempuh perjalanan panjang seperti tersebut diatas menuju kehidupan yang abadi di alam akhirat.

Orang yang tidak beriman seluruh fikiran dan usahanya hanya tertuju untuk kehidupan dunia. Ukuran suksesnya adalah kehidupan dunia. Ia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaan ,kekuasaan dan kemuliaan hidup didunia. Ia tidak peduli dengan kehidupan akhirat. Sungguh malang nasib mereka , kehidupan mereka tamat dan berakhir dengan datangnya kematian. Mereka tidak punya persiapan sedikitpun untuk menghadapi kehidupan dialam barzakh maupun hari berbangkit. Dengan datangnya kematian tamatlah masa kejayaan mereka berganti dengan kesulitan dan penderitaan abadi untuk selama lamanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *