Ciletuh Road Trip dan Home Stay

Halo semua. Kali ini saya akan mencoba memberikan review perjalanan Road Trip and Stay saya bersama teman-teman seperjuangan kuliah pada tanggal 24-25 Desember 2018. Waktu itu destinasi yang kita tuju adalah Ciletuh. Saya diajak oleh teman kampus saya bersama dengan 4 teman lain. Total berangkat 6 orang (Adit, Adhink, Dani, Khalil, Pram, Yonda) dengan menggunakan 4 buah motor. Rencana perjalanan dan sewa homestay diurus langsung oleh Dani.

Kami start dari Depok, dengan titik kumpul adalah Kostan saya dan Khalil. Kami memulai perjalanan dari Depok jam 7 pagi. Setengah jam perjalanan kami putuskan untuk sarapan. Tak tanggung-tanggung sarapan kami McD di Jalan Pajajaran Bogor.

Sehabis sarapan, kita lanjut perjalanan. Bermodalkan GPS dan mengikuti teman saya, Adit, yang sebelumnya sudah pernah Touring ke Ciletuh. Kami berhenti kembali di tengah perjalanan sekedar untuk menyetor isi perut kami selama setengah jam di sebuah Masjid. Masjid Agung Al hurryah. Lalu kami melanjukan perjalanan dan mengambil jalur Cikidang. Mengagetkan dan ngeri buat saya, karena jalurnya ekstrim dengan tanjakan, tikungan dan turunan yang tajam.

Di jalur Cikidang ini pun satu insiden berlangsung, saya yang dibonceng oleh Yonda terjatuh dari motor. Alhamdulillah tidak sampai masuk jurang disana. Namun kita berdua lecet-lecet dari tumit hingga tangan. Celana saya bolong dan lecet. Yonda mengalami cidera lebih parah dari lutut hingga tangannya lecet. Dan parahnya kita berdua berada pada paling belakang sehingga tertinggal jauh dari rombongan. Saya langsung menelpon mereka agar menuju titik point kami jatuh dan menggotong kami ke warung terdekat untuk mengobati lecet dengan alkohol.

Kami melanjutkan perjalanan dengan saya dibonceng oleh Adit. Dari jalur Cikidang ada pertigaan dan mengambil jalur kanan untuk lewat pelabuhan ratu. Lecet akibat insiden itu hilang setelah melihat indahnya pemandangan laut dari pelabuhan ratu. Kami menyempatkan diri berfoto-foto disana. Hal tidak enak dan membuat jantung deg-degan adalah jalan yang sangat landai dan naik turun.

Insiden kedua pun terjadi ketika kita hendak berhenti untuk foto-foto. Adhink yang membonceng Dani terjatuh dari motor di tanjakan paling curam karna panggilan dari saya dan Adit untuk berhenti foto-foto. Untung saja mereka hanya jatuh santai kekiri dan langsung menyentuh tanah, bukan aspal. Tidak ada yang cidera. Kami tertawa dan saling menyalahkan akibat hal itu lalu sesi foto-foto.

Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan dengan tujuan langsung ke homestay yang telah disewa sebelumnya oleh Dani. Jam 1 sampai di Homestay, memesan makanan dan langsung beristirahat sampai sore.

Aktivitas sore hari disesuaikan dengan timeline dan tujuan RoadTrip yaitu mengunjungi keindahan alam disana yaitu curug. Sore itu kita langsung ke curug yang terdekat dari homestay, yaitu Curug Cimarinjung. Di Curug ini kita parkir motor untuk setiap motor berbayar Rp 5.000. Untuk masuk ke curug ini tidak terlalu jauh, berjalan kurang lebih 5 menit sudah dapat melihat Curug Cimarinjung. Debit air yang deras membuat curug menampilkan pelangi dan kami menikmati momen dengan berfoto bersama.

Perjalanan selanjutnya yang kami pilih yaitu curug Sodong. Dari HomeStay menuju Curug Sodong tidak terlalu jauh, namun memakan waktu karna dari gang masuknya jalannya tidak rata. Di Curug sodong kita dimintai parkir permotor kembali Rp 5.000. Kita merasa beruntung karna waktu ke curug sangat pas dengan debit air yang lumayan besar hingga dapat mengambil momen pelangi kembali di Curug ini.

Setelah cukup lama di Curug Sodong dan waktu menunjukkan pukul 5 sore. Kami melanjutkan perjalanan ke lepas pantai Geopark Ciletuh. Pantainya memiliki pinggiran pantai pasir yang luas sehingga banyak orang melakukan aktifitas disini. Dari sekedar ngobrol sambil menunggu sunset, bermain air pantai, naik ATV, hingga ada yang paralayang ditepian pantai. Kami? kami hanya menikmati sunset pantai sambil makan snack dan ngobrol.

Waktu menunjukkan pukul 6 sore. Kami memutuskan kembali ke tempat penginapan. Sebelum itu kami berhenti di indomaret untuk belanja snack agar dan minum untuk mengisi perut yang kosong dikala malam. Sampai ditempat penginapan kami tercengang dengan indahnya lokasi HomeStay. Dibalut dengan pemandangan sawah yang luas dan penampakan curug dari jauh. Pemilik penginapan pun cukup ramah dengan kami, karena kami juga dapat membeli makanan secara langsung di HomeStay ini.

Kami menginap untuk satu malam dan memutuskan untuk kembali ke Depok pada jam 10 pagi. Bersiap-siap packing barang, mandi dan sekedar ngobrol sebelum berangkat. Sebelum melakukan perjalanan pulang, kami mengabadikan foto di depan Homestay bersama motor yang menemani kami. Ini akan menjadi kenangan touring kami yang menyenangkan.